Untuk memudahkan para siswa SMA kelas 12 belajar pelajaran biologi untuk pokok pembahasan Animalia berikut ini disajikan Rangkuman Materi Animalia.
Tubuh hewan memiliki enam jaringan utama, yaitu jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan syaraf.
Jaringan epitel melapisi permukaan tubuh sebelah luar (kulit),
berbagai rongga, dan saluran di dalam tubuh. Fungsinya sebagai pelindung
jaringan yang terdapat di sebelah dalamnya, sebagai bagian dari
kelenjar, dan sebagai tempat penyerapan. terdiri dari bentuk pipih, kubus,
batang, dan kolumnar. mengikat sel-sel sehingga membentuk suatu
jaringan dan mengikat suatu jaringan dengan jaringan lainnya,
menyokong dan melindungi bagian-bagian tubuh, mengisi rongga-rongga
yang kosong, menyimpan lemak (sumber energi), dan untuk
transposrtasi Klasifikasi hewan terbagi atas dua bentuk, yaitu invertebta
(hewan tidak bertulang belakang) dan vertebrata (hewan bertulang
belakang).
Vermes memiliki tubuh simetris bilateral, habitat di
perairan dan daratan (tanah), sistem saraf ganglion (tangga tali), sistem
repirasi menggunakan permukaan tubuh, flame cell (sel
api), reproduksi seksual, aseksual dan hermaprodit. Bersifat parasit dan
saprofit, terbagi atas 3 filum, yaitu: Platyhelminthes,
Nemathelminthes dan Annelida.
Platyhelminthes terbagi atas tiga kelas, yaitu Turbellaria (Planaria sp), Trematoda (Fasciola hepatica = cacing
hati), dan Cestoda (Taenia saginata = cacing usus
sapi). Jenis-jenis dominan sebagai parasit dari Nemathelminthes, diantaranya adalah Ascaris lumbricoides (cacing
perut), Ancylostoma sp dan Necator sp (cacing
tambang), Enterobius/Oxyuris vermicularis (cacing kremi) dan Wucheria bancrofti (cacing
filaria).
Annelida terbagi atas tiga kelas, yaitu: Polychaeta (Eunice
viridis (palolo), dimakan. Dan Lysidice oele (wawo),
dimakan); oligochaeta (Lumbricus terestis, Pheretima
sp=cacing tanah), dan Hirudinae (Hirudo medicinalis, Haemodipsa sp).
Diantara vermes yang berperan penting
pada bidang pertanian adalah cacing tanah berfungsi untuk menggemburkan
tanah pertanian. Beberapa jenis dapat bersifat parasit pada
tumbuhtumbuhan, seperti: Melaidogyne sp dan Heterodera
sp.
Serangga terdiri atas caput (kepala), dada (toraks) dan
abdomen (perut). Terdapat membran tymphanum sebagai alat
pendengaran, tubulus malphigi sebagai alat eksresi dan ganglion saraf.
Sistem pencernaan makanan terdiri tiga, yaitu: foregut
(mulut, faring, oesofagus, tembolok, dan empedal (gizzard) berfungsi
untuk menggiling makanan; midgut (lambung dengan 8
pasang gastrik caeca, melakukan proses pencernaan dan penyerapan; dan hind-gut, terdiri atas ileum, kolon, rektum, dan anus.
Metamorfosis pada serangga terbagi atas tiga bentuk, yaitu: ametabola (tidak ada pergantian
bentuk, terjadi pertambahan besar ukuran. Misalnya Colembola dan Thysanura); hemimetabola (metamorfosis tidak sempurna), fase dimulai dari telur -
larva (nimfa) – dewasa (imago). Misalnya Orthoptera, Hemiptera dan
Odonata; dan holometabola (metamorfosis
sempurna), dimulai dari fase telur – larva – pupa - imago. Misalnya: Coleoptera, Diptera,
Hymenoptera, dan Lepidoptera.
Beberapa serangga jenis membantu proses penyerbukan untuk pertanian dan perkebunan, seperti Apis dorsata,
A. indica, A. mellifera (lebah madu), Monomorium sp
(semut hitam), Xylocopa latipes (tawon), Serangga Penyerbuk
Kelapa Sawit (SPKS) seperti Elaeidobius kamerunicus dan Thrips
hawainensis, Forcipomya sp (penyerbuk tanaman coklat), beberapa Odonata, Coleoptera dan Homoptera bersifat sebagai predator bagi serangga hama
lainnya.
Vertebarta terbagia tas 5 kelas, yaitu Pisces, Amfibi,
Reptilia, Aves, dan Mamalia. Alat gerak pada vertebrata meliputi
tulang dan otot. Tulang merupakan alat gerak pasif, sedangkan otot
merupakan alat gerak aktif.
Berdasarkan bentuk dan ukurannya, tulang
dibedakan atas tulang pendek, tulang panjang, tulang pipih, dan tulang
yang tidak beraturan. Sedangkan menurut bahan pembentuknya,
tulang
dibedakan atas tulang rawan dan tulang.
Tulang rawan
dibentuk oleh kondroblas, terdapat pada telinga, ujung hidung, dan
laring.
Tulang dibentuk oleh osteoblas, terdapat pada kebanyakan tulang
lainnya. Tulang sebagai alat gerak pasif, juga berfungsi sebagai
tempat pembuatan darah merah dan tempat melekatnya otot.
Tulang-tulang dalam tubuh tersusun membentuk rangka dan berfungsi
membentuk tubuh serta melindungi bagian atau organ tubuh lainnya.
Persendiaan mempunyai unsur-unsur yang dapat mempermudah gerakan, yaitu
ligamen, kapsul, cairan sinovial, dan membran sinovial.Menurut dapat
atau tidaknya digerakkan, hubungan
antar tulang dapat dibedakan menjadi diartrosis, amfiartrosis, dan
sinartrosis.
Otot merupakan alat gerak aktif, yang berfungsi menggerakkan tulang. Otot tersusun dari sel-sel otot, berkas otot, benang
serabut otot, dan jaringan otot. Ada tiga jenis otot, yaitu otot lurik, otot polos, dan otot
jantung. Otot lurik merupakan otot sadar yang berkerja atas perintah
otak, terdapat pada otot rangka. Otot polos merupakan otot tak
sadar yang bekerja dibawah pengaruh saraf otonom, terdapat pada
alat-alat dalam. Otot jantung merupakan otot lurik, tetapi bekerja
dibawah pengaruh saraf otonom.
Kerja otot ada dua macam, yaitu kontraksi dan relaksasi. Kontraksi maksimum disebut tonus, dan tonus yang tidak
ralaksasi disebut tetanus. Jenis kerja otot ada dua, yaitu kerja
berlawanan (antagonis) dan kerja bersamaan (sinergis).
Kontraksi otot terjadi karena adanya rangsangan yang menyebabkan asetilkolin membebaskan ion Ca2+. Ion Ca2+ masuk ke dalam otot mengangkut troponium dan tropomisin ke aktin. Sel-sel penyusun embrio hewan tersusun dari tiga lapisan,
yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm,
yang masing-masing akan membelah membentuk spesifikasi sel berkembang menjadi
organorgan.
Pada hewan kedewasaannya ditandai dengan kemampuan untuk menghasilkan sel kelamin berupa sel telur maupun sel
kelamin jantan.
Pertumbuhan hewan meliputi 2 fase, yaitu: fase embrionik (pembelahan, blastulasi, gastrulasi, morfogenesis, induksi
embrionik, diferesiensi, organogenesis) dan fase pasca embrionik
(metamorfosis, regenerasi). Perkembangan meliputi fertilisasi, pembelahan
dari zigot sampai terbentuk jaringan dan organ.



0 komentar:
Posting Komentar